Kamis, 04 Juni 2020

Wawancara usaha budidaya lele

Laporan Wawancara Kewirausahaan                                                                            

USAHA TERNAK LELE MULIA

 

Dosen Penanggung Jawab :

Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M.Si

Oleh :

  Toba Wijaya Lumbantoruan

191201054

HUT 2C

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2020

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kewirausahaan ini dengan baik dan tepat waktu. Laporan ini berjudul “Usaha Ternak Lele Mulia” sesuai dengan materi yang sudah dibahas dalam mata kuliah kewirausahaan. Laporan ini disusun sebagai test home ujian akhir semester.

Dalam menulis laporan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M.Si sebagai dosen penanggungjawab dan kepada asisten praktikum yang telah membantu dan membimbing penulis dalam pelaksanaan wawancara hingga selesainya laporan ini. Penulis ini menyadari masih terdapat kesalahan dalam penulisan laporan ini. Penulis mengharapkan kritik dan saran dalam penulisan laporan ini. Penulis berharap semoga laporan ini bermanfaat dan dapat merealisasikan ilmu yang ada dilaporan ini.

 

 

Medan,  05 Juni 2020

 

 

                            Penulis    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

Ikan lele merupakan salah satu hasil perikanan budidaya yang menempati urutan teratas dalam jumblah produksi yang dihasilkan. Konsumsi ikan terhadap ikan lele menyebabkan tingginya angka konsumsi dalam negeridan terbukanya pasar ekspor, memastikan komoditas ikan air tawar ini menjadikan penyumbang devisa negara yang sangat menjanjikan. Ikan lele merupakan komoditas perikanan budidaya air tawar yang mempunyai tingkat serapan pasar cukup tinggi, baik dipasar luar negeri maupun ekspor. Selama ini ikan lele menyumbang lebih dari 10%  produksi perikana budidaya nasional denga tingkat pertumbuhan mencapai 17% hingga 18%. Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), menetapkan ikan lele  sebagai salah satu komoditas budidaya ikan air tawar ungulan di Indonesia. Dalam dunia kewirausahaan, ikan lele merupakan suatu komoditas air tawar yang sering dibudidayakan dan menjadi salah satu sumber pendapatan yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-harinya.

            Salah satu usaha yang bergerak dibidang budidaya ikan lele yaitu “Usaha Ternak Ikan Lele Mulia”. Usaha ini adalah sebuah usaha kecil milik seorang pemuda yang bernama Frans Mulia Nababan atau biasa dipanggil “Abang Mulia”. Usaha ini berdiri pada tahun 2016 yang dimana dulunya usaha ini dilatar belakangi sebuah peristiwa laka lantas yang menimpa beliau ketika saat ingin pulang ke tanah rantau, sehingga salah satu dari kedua kaki nya mengalami keretakan dan patah tulang. Kemampuan berjalannya pun terbatas sehingga tidak bisa melanjutkan pekerjaanya ditanah rantau. Karena keterbatasan pergerakannya ini, beliau mulai kebingungan karena tidak mempunyai pekerjaan sehingga berinisiatif mendirikan usaha ini. Dimana modalnya berasal dari tabungannya dan memanfaatkan bekas kandang ternak babi keluarganya yang terbuat dari beton. Tempat budidayanya ikan lele nya tersebut terdiri atas 8 petak dan 4 kolam bibit yang terbuat dari terpal plastik. Usaha ini bertempat di kelurahan siabalabal, desa sitabotabo, kecamatan siborongborong, kabupaten tapanuli utara, sumatera utara.


BAB II

PRESTASI DAN KESUKSESAN NARASUMBER

           Perekonomian dalam suatu negara  merupakan salah satu tolak ukur dalam berjalannya perdagangan didalam negara tersebut. Dalam artian faktor-faktor yang mempengaruhi harga perdagangan dalam sebuah negara adalah kondisi negara tersebut. Dimana ketika semisal terjadi kelangkaaan dalam sebuah negara maka akan mempengaruhi harga komoditas barang dagang, kemudian juga akan mempengaruhi kinerja para pegusaha dalam negara tersebut. Bukan hanya itu letak geografis sebuah negara juga akan mempengaruhi perekonomiannya, dimana penduduk dalam sebuah negara pada umumnya akan cenderung mengelola sumber daya alam yang ada dalam negara sendiri. Selain itu, potensi peningkatan perekonomian suatu negara juga akan akan semakin baik jika dibarengi sumberdaya manusia yang baik. Perbedaan letak daerah dalam suatu negara akan cukup berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam sebuah negara, misalnya yaitu masyarakat yang tinggal di dekat danau yang laut akan lebih cenderung memanfaatkan bidang perikanan seperti nelayan dan kemudian pada masyarakat yang tinggal didaerah pegunungan akan cenderung bertani.

            Tapanuli utara merupakan salah satu kabupaten yang bisa dikatakan daerah yang cukup dingin karena kota ini berada pada ketinggian 150-1.700 mdpl, terletak pada kordinat 1°20’00”- 2°41’00” Lintang Utara (LU) dan 98°05’-99°16’ Bujur Timur (BT), kondisi topografi kabupaten tapanuli utara dapat dikatakan mempunyai kondisi yang bergelombang dan posisinya tepat berada dekat jalan lintas sumatera yang juga terhubung  dengan kota yang lain seperti kota sibolga,sidikalang, balige. Penduduk kabupaten ini adalah sekitar 299.881 jiwa dan mempunyai kepadatan penduduk 79,05 jiwa/km2. Kondisi daerah ini sangat berpotensi memperlanjar keberlangsungan perekonomian sebuah daerah.

            Kondisi diatas adalah hal yang istimewa dalam daerah tersebut dimana daerah tersebut akan memberi peluang para pengusaha-pengusaha didaerah tersebut. Pengusaha dalam daerah tersebut akan lebih mudah memasarkan dan mendistribusikan produk-produknya. Ini akan menjadi sebuah kesuksesan para pengusaha dalam mengelola usahanya. Kepadatan penduduk dalam kota ini juga berpengaruhi dimana banyak permintaaan terhadap barang hasil produksi seorang pengusaha serta dapat mempengaruhi omset penjualannya.

Usaha ternak lele ini sudah cukup mampu memanfaataka kondisi ini dimana bapak Mulia sudah mampu meningkatkan omset perbulannya serta penjulalan ikannya mampu stabil perbulan. Penjualannya sudah mampu menjual 100 kg perbulan. Kesuksesan bapak mulia ini bukanlah sebuah kesuksesan yang instan atau sangat mudah diraih. Keberhasilan dalam mengelola budidaya ikan lele ini membutuhkan sebuah proses yang sangat lama. Apalagi dengan keterbatasan fisiknya dimana kakinya yang  pincang yang sedang dalam masa pemulihan pada saat itu. Ketekunan adalah hal yang diandalkan beliau dalam mengelola usaha ini. Banyak lika-liku yang beliau hadapi dalam mebangun usahanya ini, usaha ini pernah mengalami kerugian besar dimana 4 kolam budidayanya beliau pecah dan ikan- ikan didalmanya yang berumur 2 minggu mati kekurangan air dan dimakan oleh ayam peliharaannya. Beliau mengalami kerugian yang cukup besar hingga ponselnya digadaikan dan akhirnya bangkit kembali.

            Usaha ternak ikan lele oleh bapak mulia ini kini menjadi usaha yang memiliki pelanggan yang cukup banyak yang dimana pelanggannya banyak berasal dari luar kota siborongborong. Kesuksesan usah ini sudah cukup memberi beliau sebuah kebahagiaan hingga dengan usahanya ini ketika kakinya lebih sehat beliau sudah dapat membeli sepeda motor miliknya sendiri.

            Usaha ini juga sudah dijadikan oleh pemerintah setempat sebagai percontohan ternak lele tani oleh pemerintah setempat pada tahun 2018 sebelum masa kesuksesan usaha ini. Hal itu juga merupakan suatu hal yang menguntungkan bagi beliau karena dengan hal tersebut usahanya kan menjadi perhatian masyarakat daerah tersebut. Permintaan terhadap bibit ikan lelenya juga akan meningkat karena bertambahnya beberapa orang yang mulai usaha budidaya ikan lele. Banyak peternak ikan lele yang baru belajar di tempat beliau karena beliau sudah cukup ahli dalam beternak lele tersebut.

 

   

BAB III

KIAT, TEKHNIK DAN PENDEKATAN KREATIF MENGHADAPI PANDEMI 

3.1 Kiat dan Teknis Pengerjaan

             Dalam mencapai kesuksesan dalam menjalankan usaha ini yang paling dibutuhkan adalah ketekunan dan  ketelatenan dalam melakukan pemeliharaanya. Dalam usaha budidaya ikan lele ini, terdapat beberapa tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut:

A.Tahapan penyiapan, pemeliharaan dan pemanenan

            Pada usaha budidaya ikan lele mulia yang digunakan adalah bekas kandang ternak babi yang terdiri dari 4 kolam beton dan 4 kolam terpal. Bekas kandang ternak babi tersebut hanya memerlukan menyumbat beerapa lubang lalu diisi air. Tetapi untuk kolam yang dari terpal yang digunakan adalah beberapa bilah bambu yang dibentuk 4 x 4m berbentuk persegi dengan tanah yang di korek sesuai dengan ukuran kolam yang ingin dibuat dan di bentuk sebaik dan seketat mungkin. Kemudian setelah itu diisi air setengah atau jangan sampai penuh setelah itu benih ikan lele dimasukkan. Untuk mengurangi dan mengontrol cahaya yang masuk kedalam ikan lele dapat dimasukkan perasan daun pahit dan daun pepaya.

Dalam pemeliharan bibit ikan lele ini yang dilakukan dengan pemberian pakan atau pelet setiap dua kali sehari serta beberapa suplemen tambahan pembesarnya. Air yang digunakan harus dijaga kekeruhannya dan didalam kolam ditambahi eceng gondok supaya tumbuh. Dan menjadi seperti tempat persembunyiian dari ikan lele tersebut semasa pertumbuhannya. Masa pemanenan dilakukan dalam tempo umur ikan lele 2,5-3,5 bulan.

 

B. Tahapan Perbanyakan

            Pada kolam perbanyakan, tipe kolam yang digunakan adalah bak beton atau bekas kandang babi  yang digunakan kembali tersebut. Kemudian dimasukan air yang kemudian diperkeruh dengan perasan daun pahit dan perasan daun pepaya. Kemudian ikan lele ukuran dewasa di pilih diman ikan lele betina berwarna hitam agak keabuabuan berukuran besar dan ikan lele jantan berukuran lebih kecil dari betinanya dan berwarna agak hitam kecoklatan. Kemudian kedua ikan tersebut dimasukkan kedalam kolam ditunggu hingga 1 hari satu malam. Media telur yang digunakan adalah ijuk atau serat batang pohon aren. Pemijahan terjadi dalam waktu 18-24 jam kemudian setelah itu media bertelurnya dipindahkan kedalm kolam terpal yang sudah dipersiapkan dan isi air yang kemudian ditunggu sampai menetas. Setelah menetas anakan di tanggok dan di tempatkan dalam sebuah bak karet dan kolamnya dibersihkan dan anakan kembali dimasukkan kedalam kolam. Untuk perawatan anakan ikan lele ini suhu dari kolamnya adalah sekitar 29°C-31°C. Dan untuk pemberian pakan anakan ikan lele pakan yang digunakan harus halus dan sesuai dengan ukuran mulut anakan ikan.

 

4.2 Pendekatan Kreatif  Menghadapi Pandemi

            Pada masa pandemi ini, hampir semua harga barang turun atau mengalami inflasi. Inflasi tersebut terjadi karena timbulnya kelangkaan barang dan panic buying ini merupakan suatu pengaruh besar terhadap daya beli dan pembukuan rumah tangga masyarakat. Pembelian masyarakat terhadap ikan lele juga cukup berkurang.

            Jumlah permintaan ikan lele pada masa pandemi ini berkurang karena pengurangan daya beli masyarakat. Tetapi dalam pemasaran ikan lele ini dilakukan dengan menawarkan kerumah-rumah disekitarnya, apalagi jika konsumennya adalah orang terdekat dan dikenal akan lebih mudah dibelinya. Serta dalam perolehan penghasilannya juga menjadi seimbang dimana penjualan benih atau anakan ikan lelenya juga mempengaruhi penghasilannya.

            Pada usaha ternak ikan lele bapak Mulia, beliau juga menggunakan pendekatan untuk menarik pembeli dengan memberi bonus pada saat pembelian. Penjualan keluar kota juga mulai ditingkatkan dengan cara menjual ikan lelenya dengan cara mengurangi harga perkilo. Dan kemudian ikan tersebut diantar ke rumah masing-masing pelanggan. Terdapat juga beberapa pelanggan yang tidak mau mengurangi jumlah pembeliannya karena juga  sangat membutuhkan stok ikan lele yang cukup banyak seperti misalanya rumah makan .


 


BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

1.      Usaha ternak lele mulia adalah usaha budidaya milik pribadi yang tingkat pelaksanaannya cukup mudah dengan modal yang bisa dimulai dari modal kecil dan perawatannya juga cukup mudah.


2.          Kesuksesan dalam usaha ini akan mudah didapat ketika sudah mengalami banyak kegagalan dan kegagalan tersebut bukan penghalang untuk berusaha kembali.


3.         Kiat sukses dalam menghadapi suatu krisis adalah dengan tetap sabar dan tidak panik apabila terdengar mengkhawatirkan. Produksi suatu barang haru tetap berjalan meski dalam jumblah permintaan sedikit

 

4.2 Saran

  1.      . Sebaiknya dalam berwirausaha budidaya ikan ini lebih mengacu kepada banyak pengalaman dan jika mengalami suatu kegagalan ambil hikmah baiknya saja.
  2.    .  Sediakan target penjulan dan rajin mengiklankan ayau menawarkan produk dengan sitem yang menarik.



LAMPIRAN




46 komentar:

  1. Sangat bermanfaat bro jadi pengen buka usaha ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  2. Mantap bermanfaat! semangat untuk hal positif lainnya. Good luck

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿปdapat membantu orang² yang ingin membuka usaha ternak lele

    BalasHapus
  4. Banyak dapet ilmu dari blog ini, keren ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  5. Semangat lope lope ❣️❣️
    Sukses slalu

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Saran no. 2 nya tolong lebih jelas lagi karna mungkin nggak semua reader mengerti terimakasih

    BalasHapus
  8. Bagus
    Laporan nya bermanfaat

    BalasHapus
  9. Mantap lae
    Semangat teruss๐Ÿ’ช

    BalasHapus
  10. Mantap ye usahanya ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  11. Bener bener blog yang bermanfaat

    BalasHapus
  12. Mantapppp tobaa .. Sangat menginspirasi๐Ÿ˜‡

    BalasHapus
  13. Sangat bermanfaat, terimakasih tobb ๐Ÿ˜‡๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  14. Mantap toba.blog yg bermanfaat

    BalasHapus
  15. Semangat terus, sangat bermanfaat,

    BalasHapus
  16. Terimakasih telah berbagi ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  17. Nitip sendal ya tob nanti kuambil...

    BalasHapus
  18. Mantap pra
    Sering mesan lele aku disini

    BalasHapus
  19. Mantap lae๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  20. Semoga ber manfaat bagi pembaca....

    BalasHapus

Wawancara usaha budidaya lele

Laporan Wawancara Kewirausahaan